Bidadariku Kau wanita hebat Kau selalu melukis kehidupan Kau selalu tegar saat ditekan masalah Tapu hatimu seluas sa
Rami urang di pasa Lintau... Rami dek anak mudo-mudo... Lah laruik iduik di rantau... Kampuang nan jauah usah dilupo...
Ketika aku terlelah, kucoba mengusir rindu agar dapat menikmati ketenangan namun? itu salah ....   aku terjebak d
Sedang dengan apa kini aku berbagi Menyendiri pun sudah tiada arti Kau pergi dan kau kembali Seakan perang dalam hidu
Cemburu matiBiar lah ku racun saja cemburu ini sampai mati. Dripada aku mati dikarenakan cemburu. Jika cemburu menyaki
Kebenaran itu menggelontor begitu saja Seperti air mata yang menetes di pipi tak tertahankan.   Mencoba untuk menyel
Anda disini: Home