Di dalam Bus

Simpan ke Favorit

Melalui kaca jendela bus yang menerjang jalan

Kulihat ia berpaling, menatap suasana luar

Headset putih menyumbat kedua telinganya

Jemari-jemarinya bergerak mengikuti irama

Dia mendengarkan musik seperti itu

 

Masih, melalui kaca jendela bus

Aku menyunggingkan senyum untuknya

Sang pemenang hati

Hatiku tetap was-was mengawasi

Membayangkan dia berbalik ke arahku, menatapku

Aku tak ingin tertangkap oleh matanya

Deru nafasku normal, namun jantungku sebaliknya

 

Sekali lagi, melalui kaca jendela bus

Ia masih betah menatap suasana luar yang berjalan

Aku melakukan hal yang sama

Hanya sesekali mencuri pandang melalui kaca jendela bus

 

Kemudian, tidak lagi melalui kaca jendela bus

Aku berpaling, menatap ke arahnya, memberanikan diri

Ia masih serius menatap keluar kaca jendela bus

Di luar sana, rinai-rinai-Nya membasahi

Sedang aku mencoba menebak isi pikirnya

Kulihat kepalanya berbalik menampakkan bingkai wajahnya

Mata gelap itu mengunciku, membekukanku

Kucoba mencari jawaban di dalam sana, tepat dimatanya

Nihil, aku tak menemukan apa-apa

Mata itu terlalu misterius, gelap tak terlihat

 

Lalu, aku dan ia berpaling kembali, menatap keluar

Awan abu-abu bergumul, hamparan sawah, kendaraan yang lalu lalang

Melalui kaca jendela bus yang masih membelah jalan, menembus hujan

Hingga kami mencapai tempat yang di tuju

Kami berakhir seperti itu

Dikirim Oleh:


Anggareni Fitra

Komentar