Rinduku kepadamu melebihi samudra, pangkuannya membuat nyaman senyaman aliran sungai nil, wangimu bagaikan bunga keabadi
Ya Allah.. Terangilah hidupku yang gelap tak bersinar Kini aku hanya meraba tak berdaya Dengan langkah kaki yang
Tak perlu kau perhatikan dan tak perlu juga kau pelihara Aku hanya ingin hidup semestinya, tanpa gangguan manusia
Buruh bangunan adalah pekerjaanku, aku berjuang mencari rizqi demi menghidupi keluargaku. Kedua anakku sudah saatnya
Derap yang tinggi dan rendah menyapu jalanan berdebu, kuda besar hitam di bawah matahari berpaju dengan waktu ke timur.
Hiduplah sebagaimana hidup Lakukan apa yang ada dihatimu Jangan takut  Karena... Manusia yang hebat, ialah mereka ya
Yang kalian anggap ‘sampah’ Wahai manusia... Betapa sehatnya mata kalian Betapa pintarnya otak kalian Hingga menutup
                    GURU   Satu Kata yang tak akan hilang Satu Manusia yang tak bisa diserupai oleh siapapun Satu Ka
HILANG BERSAMA LUKA   Setelah kau pergi Hanya daku tinggal seorang diri Aku menari diatas kepedihan Meratapi semua
    Kehidupan pena tuhan Lusuh,rapuh,tak tersentuh   terdiam menatap bisu      perlahan debu menutup keagunganmu     s
Anda disini: Home