mawar indah yang tumbuh dari kotoran manusia. menapaki akarnya ditrotoar jalanan. mawar itu makin menjamur karna kesen
senyum genit dibibirmu yang manis terlontar seribu makna. tak pernah terlihat jeritan perih yang keluar darinya. ohhhh
Ketika senja berubah menjadi gelap gurita datanglah sebuah cahaya bulan purnama amatlah indah, banyak kaum hawa menata
Rinduku kepadamu melebihi samudra, pangkuannya membuat nyaman senyaman aliran sungai nil, wangimu bagaikan bunga keabadi
Ya Allah.. Terangilah hidupku yang gelap tak bersinar Kini aku hanya meraba tak berdaya Dengan langkah kaki yang
Tak perlu kau perhatikan dan tak perlu juga kau pelihara Aku hanya ingin hidup semestinya, tanpa gangguan manusia
Buruh bangunan adalah pekerjaanku, aku berjuang mencari rizqi demi menghidupi keluargaku. Kedua anakku sudah saatnya
Derap yang tinggi dan rendah menyapu jalanan berdebu, kuda besar hitam di bawah matahari berpaju dengan waktu ke timur.
Hiduplah sebagaimana hidup Lakukan apa yang ada dihatimu Jangan takut  Karena... Manusia yang hebat, ialah mereka ya
Yang kalian anggap ‘sampah’ Wahai manusia... Betapa sehatnya mata kalian Betapa pintarnya otak kalian Hingga menutup
Anda disini: Home