kepada pemeluk teguh Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namamu
cemara menderai sampai jauh terasa hari akan jadi malam ada beberapa dahan di tingkap merapuh dipukul angin yang terp
Di masa pembangunan ini tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti
Cintaku jauh di pulau, gadis manis, sekarang iseng sendiri Perahu melancar, bulan memancar, di leher kukalungkan ole-
Kalau sampai waktuku ‘Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu
Tak ada alasan untuk frustasi dalam hidup karena manusia terlahir bisa gagal Tapi selagi ada kemauan dan perjuangan S
dalam diam q berdo’a agar kau dapat kumiliki … dalam mimpi kau slalu hadir menghiasi tidurku … tapi semua itulah yang
Aku takut jika ini terjadi andai aku bisa menjadi matahari dan bulan yang slalu memberi cahaya buatmu tapi aku hanya bis
Anda disini: Home